Anda Dibayar Dengan Mengklik Iklan, Mau? Klik Banner Dibawah ini!

Cara Cepat Tingkatkan Pengunjung Blog

Saturday, November 26, 2011

Hakikat Prestasi


Muray dalam Beck (1990 : 290) berpendapat bahwa Kebutuhan untuk prestasi adalah mengatasi hambatan, melatih kekuatan, berusaha melakukan sesuatu yang sulit dengan baik dan secepat mungkin. Prestasi juga dapat diartikan sebagai hasil diperoleh karena adanya aktivitas belajar yang telah dilakukan.
Menurut Adi Negoro, prestasi adalah segala jenis pekerjaan yang berhasil dan prestasi itu rnenunjukkan kecakapan suatu bangsa. Lebih lanjut menurut W.J.S Winkel Purwadarmtinto, “ prestasi adalah hasil yang dicapai “.
Prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan. Gagne (1985:40) menyatakan bahwa prestasi belajar dibedakan menjadi lima aspek, yaitu : kemampuan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, sikap dan keterampilan. Menurut Bloom dalam Suharsimi Arikunto (1990:110) bahwa hasil belajar dibedakan menjadi tiga aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.
Prestasi merupakan kecakapan atau hasil kongkrit yang dapat dicapai pada saat atau periode tertentu. Berdasarkan pendapat tersebut, prestasi dalam penelitian ini adalah hasil yang telah dicapai siswa dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan pendapat diatas, penulis berkesirnpulan hahwa prestasi adalah segala usaha yang dicapai manusia secara maksimal dengan hasil yang memuaskan. Prestasi merupakan sebuah produk dari usaha. Prestasi akan hadir jika seseorang sudah melakukan serangkaian usaha untuk memperolehnya. Prestasi adalah pengakuan yang diberikan orang, sekelompok orang atau institusi atas produk yang dihasilkan oleh orang perorang atau sekelompok orang. Prestasi bisa merupakan capaian individu dan bisa juga capaian bersama. Prestasi adalah buah dari kerja keras dan konsistensi.
Manusia sesungguhnya  memiliki kecenderungan berprestasi yang di dalam teori pembangunan disebut sebagai teori kebutuhan berprestasi. Menurut teori pembangunan, sebagaimana dicetuskan oleh David Mc-Cleland, bahwa  manusia memiliki kebutuhan berprestasi yang disebut sebagai Need for Achievement atau disingkat N.Ach. Menurut teori ini, bahwa sesungguhnya manusia memiliki kebutuhan untuk berprestasi. Akan tetapi untuk berprestasi tersebut harus didukung oleh semacam mentalitas dan dorongan yang kuat untuk memperolehnya. Menurut Mc-Cleland, bahwa yang mendorong seseorang berprestasi adalah mentalitas yang kuat. Siapa yang memiliki dorongan mentalitas yang kuat, maka dialah yang akan berprestasi. 
Namun demikian, dorongan berprestasi tersebut dapat ditanamkan. Ia bukan sesuatu yang given. Ada dengan sendirinya. Dalam beberapa treatment yang dilakukan oleh Mc-Cleland, bahwa pelatihan dan pembudayaan berprestasi dapat menjadi factor pendukung munculnya semangat berprestasi. Jadi, untuk menjadi the winner dan bukan the losser, maka yang penting adalah dukungan mentalitas yang berupa kemauan keras, kerja keras, kerja cerdas dan komitmen atau konsistensi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan menghibur. Silahkan tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini. Saya akan segera membalas komentar anda.